Bekasi — Awal bulan disambut dengan gelaran Specteve, sebuah event musik yang berlangsung di Parking Ground Revo Mall Bekasi. Deretan line up-nya terbilang menggiurkan: Dopamin, Sore Ze Band, Efek Rumah Kaca, FSTVLST, Dongker, Monkey To Millioner, Humanimal, Hursa, Ada Band, hingga The Sigit x Denisa dan deratan penampil lainnya.
Dari awal, venue sudah mencuri perhatian dengan gate megah dan alur masuk cukup unik — penonton harus melewati area mall terlebih dahulu sebelum akhirnya mencapai area panggung. Specteve sendiri menampilkan dua panggung: Specters Stage sebagai panggung utama dan Parade Tepi Kota Stage sebagai pendamping.
Menjelang sore, Sore Ze Band tampil menghangatkan suasana di bawah langit Bekasi yang mendung. Lagu-lagu mereka membentuk atmosfer syahdu yang membuat penonton hanyut. Tak lama kemudian, Efek Rumah Kaca mengambil alih panggung dan berhasil memantik antusiasme penonton. Poster-poster aktivis seperti Marsinah, Wiji Thukul, hingga Munir diangkat tinggi oleh massa, menandakan betapa kuatnya resonansi pesan sosial dari tiap lagu yang dibawakan.
Semakin malam, penonton terus memadati area venue. Namun sayang, di balik line up yang begitu megah, ada banyak catatan yang perlu dievaluasi. Fasilitas toilet minim dan penempatannya kurang strategis yaitu berada di bawah area venue. Tempat sampah yang terbatas juga membuat sampah makanan dan minuman berserakan di berbagai sudut.
Selain itu, transisi antar panggung terasa sempit dan berdesakan, membuat pergerakan penonton sulit. Kebocoran suara antar panggung juga cukup mengganggu. Sound dari satu panggung sering terdengar jelas di panggung lain, menciptakan distraksi yang signifikan. Visual di Specters Stage pun tidak stabil. Kadang kabur, tak sinkron dengan audio, bahkan sempat mati total. Ditambah lagi, jeda antar penampilan band terasa terlalu lama dan membuat momentum kehilangan daya.
Secara keseluruhan, Specteve punya potensi besar dengan line up yang kuat dan konsep dua panggung yang ambisius. Namun ke depannya, penyelenggara perlu memperhatikan elemen-elemen teknis dan detail kecil yang justru membentuk pengalaman penonton secara keseluruhan. Sebab dalam sebuah festival musik, bukan hanya line up yang menjadi magnet kuat, tapi juga bagaimana semua elemen terasa selaras dan nyaman untuk dinikmati. Overall, Good Job! (INQ)