Unit alternatif asal Tegal, Jawa Tengah, MEANS, resmi meluncurkan debut single mereka yang bertajuk “Same Past”. Bak simpul dari benang-benang kenangan yang membentuk setiap personel band ini. “Same Past” dirilis dalam format video lirik dan kini sudah dapat disimak melalui kanal YouTube resmi Means.
Bukan sekadar nostalgia, “Same Past” merupakan sebuah pernyataan bahwa masa lalu yang nyaris seragam—dari gang sempit yang dipenuhi musik remaja hingga selera musik yang terbentuk begitu saja—masih relevan dan bisa dibangkitkan. Diangkat menjadi sebuah karya yang wajib didengarkan.
Means sendiri beranggotakan Gigih (vokal), Egga (gitar), Chandra Deni (bass), David (drum), dan Irvan Sandy (gitar), yang sebelumnya aktif di berbagai proyek musik berbeda. Melalui “Same Past”, mereka menyatukan energi lama ke dalam bentuk yang modern—dengan nuansa alternative rock dan sentuhan pop punk yang fresh.
“Same Past” juga membawa visual lirik yang mewakili tingkah laku, kesukaan, dan refleksi personal dari tiap personel Means. Sebuah medium ekspresi yang menghidupkan kembali potongan cerita lama ke dalam satu narasi.
“Kami datang dari tempat yang berbeda, tapi punya cerita yang sama. ‘Same Past’ adalah titik kumpul kami, awal dari perjalanan ini,” ujar Gigih, sang vokalis.
Untuk para pencinta musik indie alternatif yang mendambakan karya dengan roots yang kuat dan semangat solidaritas yg kuat, “Same Past” bisa jadi soundtrack yang tepat. Saksikan dan dengarkan “Same Past” di kanal YouTube resmi Means— unit alternatif/pop punk yang patut diwaspadai. Congratulation! (INQ)